June 6, 2026
Kaltara Tarakan

Pasca Terpilih, Korwil BEM SEKA Kaltara Pimpin Aksi Solidaritas di Tugu Smart City

  • April 11, 2026
  • 2 min read
Pasca Terpilih, Korwil BEM SEKA Kaltara Pimpin Aksi Solidaritas di Tugu Smart City

Kalimantan Raya, Tarakan – Hanya berselang beberapa jam setelah terpilih secara aklamasi, Koordinator Wilayah (Korwil) BEM Se-Kalimantan (BEM SEKA) Kaltara, Anhari Firdaus, langsung memimpin massa mahasiswa turun ke jalan. Aksi solidaritas ini digelar di depan Tugu Smart City Kota Tarakan, Sabtu sore (11/4/2026).

Gerakan ini merupakan langkah perdana BEM SEKA Kaltara di bawah nakhoda baru untuk menunjukkan posisi mereka sebagai kontrol sosial yang tegas. Fokus utama aksi kali ini adalah mengecam keras insiden penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, sekaligus menyoroti berbagai isu nasional yang dianggap menyimpang.

Dalam orasinya, Anhari Firdaus menegaskan bahwa kekerasan terhadap aktivis kemanusiaan seperti Andrie Yunus adalah ancaman serius bagi demokrasi. Ia meminta negara untuk menjamin kebebasan berekspresi dan berpendapat bagi setiap warga negara tanpa adanya bayang-bayang intimidasi.

“Kami dari BEM Se-Kalimantan pasca Muswil sudah bersepakat melakukan aksi solidaritas untuk menyoroti kebobrokan. Kebebasan berserikat dan berpendapat itu dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Artinya, tidak boleh ada satu pun bentuk intimidasi negara untuk melakukan pembungkaman terhadap masyarakat maupun aktivis,” ujar Anhari di sela-sela aksi.

Selain isu hak asasi manusia, BEM SEKA Kaltara juga melontarkan kritik pedas terhadap implementasi kebijakan nasional, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anhari menilai program tersebut telah melenceng dari esensi awalnya dan cenderung menjadi lahan baru bagi kepentingan tertentu.

“Kami menilai ini bukan makan bergizi gratis, tapi ‘proyek bergizi’. Kenapa? Karena kami melihat bukan gizinya yang ditambah anggarannya, namun justru anggaran dialokasikan untuk pembiayaan seperti pembelian motor oleh BGN atau pemerintah. Ini murni proyek yang diskemakan, bukan fokus utama untuk gizi masyarakat,” cetus mahasiswa Universitas Borneo Tarakan tersebut.

Aksi yang digelar hingga menjelang petang ini dimaksudkan sebagai bentuk dakwah kepada masyarakat luas bahwa BEM SEKA Kaltara akan tetap konsisten berdiri di pihak masyarakat yang tertindas.

Anhari menjelaskan bahwa aksi turun ke jalan ini merupakan bukti konkret bahwa sinergi tujuh kampus di Kaltara tidak akan hanya menjadi riak-riak di ruang sidang Muswil, melainkan gerakan nyata yang progresif.

“Kami tidak akan diam melihat kondisi ini. BEM SEKA hadir sebagai sosial kontrol yang berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Aksi yang berlangsung di jantung Kota Tarakan tersebut berjalan tertib namun riuh dengan yel-yel perjuangan. Kehadiran massa mahasiswa di Tugu Smart City seolah mengirimkan sinyal kuat kepada pemerintah daerah maupun nasional bahwa nakhoda baru BEM SEKA Kaltara siap mengawal ketat setiap kebijakan publik selama satu tahun ke depan.