July 13, 2026
Kaltara Tarakan

Adu Banteng Dua Aerox di Juata Laut Tarakan, Dua Pengendara Tewas Mengenaskan

  • Juli 12, 2026
  • 3 min read
Adu Banteng Dua Aerox di Juata Laut Tarakan, Dua Pengendara Tewas Mengenaskan

Kalimantan Raya, Tarakan – Kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan sesama kendaraan roda dua terjadi di kawasan Jalan Sungai Maya, RT 17, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Insiden tragis “adu banteng” yang terjadi di dekat Rumah Sakit Bhayangkara pada Minggu sore (12/7/2026) sekitar pukul 17.30 WITA tersebut mengakibatkan dua orang pengendara tewas.

Kapolres Tarakan melalui Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, membenarkan terjadinya peristiwa fatal di wilayah hukum Tarakan Utara tersebut. IPTU Ardi merincikan, kecelakaan melibatkan dua unit motor matik berjenis sama, yakni Yamaha Aerox berwarna kuning-hitam dengan nomor polisi KU 3546 GS dan Yamaha Aerox berwarna biru-hitam bernomor polisi KU 5062 GU.

“Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha Aerox kuning-hitam yang dikendarai oleh seorang pria berinisial AF, dan Yamaha Aerox biru-hitam yang ditunggangi oleh pria berinisial NS,” terang Ardi saat dikonfirmasi mengenai kronologi kejadian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan keterangan para saksi, petaka ini bermula ketika AF memacu kendaraan Aerox kuning-hitam miliknya dengan kecepatan cukup tinggi. AF saat itu tengah melaju dari arah dalam kawasan Sungai Maya menuju ke arah luar atau ke arah RS Bhayangkara.

Nahas, pada saat yang bersamaan, NS yang mengendarai Aerox biru-hitam melintas dari arah berlawanan, yakni dari arah luar (RS Bhayangkara) hendak masuk menuju ke dalam area Sungai Maya.

Kondisi jalan yang menuntut konsentrasi serta kecepatan tinggi dari salah satu kendaraan membuat situasi tidak lagi dapat dikendalikan. Karena jarak antarkedua kendaraan sudah terlanjur terlalu dekat, benturan hebat di bagian depan motor pun tidak dapat dihindarkan. Kedua motor tersebut bertabrakan hebat di sisi sebelah kanan jalan jika diukur dari arah RS Bhayangkara.

Kerasnya benturan dalam kecelakaan ini membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara kedua pengendara terhempas ke aspal. Pengendara Aerox biru-hitam berinisial NS dilaporkan menderita luka yang sangat fatal di sekujur tubuhnya dan langsung mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.

Sedangkan pengendara lainnya, AF, yang menunggangi Aerox kuning-hitam, sempat ditemukan dalam kondisi kritis. Warga sekitar dan petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi AF ke RS Bhayangkara Tarakan yang berada tidak jauh dari titik tabrakan agar segera mendapatkan pertolongan darurat.

Namun, akibat parahnya benturan imbas kecepatan tinggi, upaya tim medis di ruang instalasi gawat darurat tidak membuahkan hasil. Nyawa AF tetap tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumah sakit.

Pihak Satlantas Polres Tarakan kini telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti dan mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Tarakan, khususnya di jalur Juata Laut, untuk senantiasa mengontrol kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama.

Leave a Reply