621 Warga Terdata, Penyaluran Bantuan Pangan di Mamburungan Timur Tersisa 60 Penerima
TARAKAN – Penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan, terus dilakukan. Dari total 621 penerima yang terdata, sekitar 60 penerima masih menunggu penyaluran bantuan.
Mewakili Lurah Mamburungan Timur, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Sunardi mengatakan, sebagian besar bantuan pangan telah didistribusikan kepada masyarakat sesuai dengan data penerima yang tersedia.
“Untuk jumlah penerima bantuan sebanyak 621. Kemarin sudah kita distribusikan, kurang lebih masih ada sisa sekitar 60-an sesuai dengan data yang ada,” ujar Sunardi.
Menurutnya, salah satu kendala dalam penyaluran bantuan pangan saat ini berkaitan dengan perubahan data desil penerima. Sesuai ketentuan, bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4. Namun, terdapat warga yang sebelumnya menerima bantuan tetapi pada pemutakhiran data masuk ke desil yang lebih tinggi.
Sunardi menyebut, berdasarkan petunjuk dari Bulog, masyarakat yang masuk desil 5 dan 6 dapat dipertimbangkan sebagai penerima pengganti apabila Ketua RT dapat mempertanggungjawabkan kondisi ekonomi warga tersebut. Untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran, pihak kelurahan bersama RT juga melakukan peninjauan terhadap kondisi masyarakat.
“Jangan sampai nanti salah sasaran. Makanya kita juga ikut melakukan peninjauan,” katanya.
Ia mengakui, perubahan desil tersebut menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sebelumnya menerima bantuan namun tahun ini tidak lagi terdata sebagai penerima.
“Keluhannya itu desil yang tiba-tiba meningkat. Harusnya secara ekonomi tidak mampu, masuk desil 1 sampai 4. Ternyata dengan adanya perubahan desil ini, banyak Ketua RT yang kebingungan melihat hasil desil yang ada,” jelasnya.
Sunardi berharap hasil rapat dan pembahasan bersama pihak terkait dapat memberikan kejelasan mengenai mekanisme penggantian penerima, khususnya bagi warga yang dinilai masih layak menerima bantuan. Penyaluran bantuan pangan, kata dia, tetap akan dilanjutkan hingga seluruh penerima yang memenuhi ketentuan mendapatkan haknya.(*)





