Kalimantan Raya, Tarakan – Langkah nyata ditunjukkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Andrian, saat menemui konstituennya di Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, pada Kamis (14/5/2026). Tidak sekadar datang untuk mencatat persoalan di atas kertas, legislator ini langsung menyentuh kebutuhan dapur warga dengan menyalurkan bantuan beras secara langsung.
Pertemuan yang dikemas dalam agenda reses sekaligus silaturahmi tersebut berlangsung interaktif. Kehadiran Dino disambut hangat oleh warga pemukiman padat penduduk tersebut, yang mayoritas di antaranya merupakan kaum ibu.
Dalam sesi dialog, warga tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan unek-unek mereka. Berbagai persoalan krusial di tingkat akar rumput mencuat, mulai dari carut-marut data penerima bantuan sosial (bansos), kendala layanan dan kepesertaan BPJS Kesehatan, masalah klasik banjir akibat buruknya drainase lingkungan, hingga permohonan program pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga agar bisa membantu perekonomian keluarga.
Dino Andrian menegaskan, kehadiran dirinya di tengah masyarakat Sebengkok mengemban misi ganda, yakni memastikan fungsi pengawasan dewan berjalan sekaligus memberikan solusi instan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Bantuan ini memang tidak besar, tapi semoga bisa sedikit membantu kebutuhan dapur ibu-ibu di rumah. Yang utama adalah kami ingin memastikan aspirasi ibu-ibu tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti melalui program yang nyata,” ungkap Dino di hadapan warga yang hadir.
Politisi hukum ini menambahkan bahwa seluruh keluhan teknis seperti fasilitas kesehatan dan drainase akan ia bawa ke meja Komisi IV DPRD Kaltara untuk diintervensi melalui kebijakan anggaran provinsi. Ia berkomitmen agar setiap aspirasi yang masuk memiliki kejelasan tindak lanjut, bukan sekadar menjadi catatan rutin tahunan.
Inisiatif konkret ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Beberapa warga mengaku sangat mengapresiasi gaya komunikasi Dino yang dinilai tidak berjarak dan langsung menyentuh persoalan mendasar di lingkungan pemukiman mereka. Warga pun berharap agenda tatap muka tanpa sekat seperti ini terus terjaga secara konsisten ke depan.





