Stunting Mamburungan Masih 29–30 Kasus, PMT Dibagikan Dua Mingguan
Kaltara Raya, Advetorial – Pemerintah Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan, masih mencatat sekitar 29 hingga 30 kasus stunting meski pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak yang masuk dalam data stunting terus dilakukan secara rutin.
Lurah Mamburungan, Lasinah, mengatakan pemberian PMT dilakukan setiap dua minggu sekali selama anggaran masih tersedia. Sementara data penerima diperbarui setiap bulan berdasarkan data dari Puskesmas.
“Data yang kami peroleh dari puskesmas itu satu bulan sekali, sedangkan pembagian stunting kami lakukan dua minggu sekali. Ini dilakukan selama anggarannya ada,” ujar Lasinah, Jum’at (7/8/2026).
PMT untuk penanganan stunting tersebut berupa telur dan ayam. Anggarannya bersumber dari alokasi dana kelurahan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tarakan.
Selain PMT khusus penanganan stunting, Kelurahan Mamburungan juga memiliki anggaran PMT untuk kegiatan Posyandu. Dalam kegiatan tersebut, makanan tambahan yang diberikan antara lain bubur ayam dan bubur kacang hijau.
Lasinah menyebut jumlah kasus stunting di Mamburungan saat ini masih berada di kisaran 29 hingga 30 kasus. Angka tersebut, menurut dia, telah menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Meski terjadi penurunan, pemerintah kelurahan tetap mendorong pemberian PMT secara rutin sebagai bagian dari upaya membantu pemenuhan gizi dan kesehatan anak.
Penanganan stunting di Kelurahan Mamburungan mencakup seluruh wilayah dengan dukungan delapan Posyandu.
Lasinah menjelaskan, data penerima PMT tidak hanya berasal dari anak yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Data juga mencakup warga yang memperoleh pelayanan langsung di Puskesmas.
Pembaruan data setiap bulan dilakukan untuk menyesuaikan penerima berdasarkan informasi terbaru dari Puskesmas, sementara distribusi PMT di tingkat kelurahan dilakukan lebih sering, yakni setiap dua minggu.
Pemerintah Kelurahan Mamburungan berharap upaya tersebut dapat terus mendukung pemenuhan gizi anak dan menekan angka stunting di wilayah tersebut.





