Kaltara Bersiap Jadi Penopang IKN, Wagub Ingkong Ala Usul Jalur Logistik Perbatasan Tembus ke Ibu Kota Baru
Kalimantan Raya, Advetorial – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mempertegas posisinya sebagai wilayah penyangga utama (hinterland) Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini mengemuka dalam pertemuan strategis antara Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di kawasan IKN, Selasa (17/3/2026).
Didampingi jajaran tokoh adat Kenyah dan cendekiawan Dayak, Wagub Ingkong menyampaikan visi besar untuk mengintegrasikan pembangunan Kaltara dengan pertumbuhan ekonomi ibu kota baru Indonesia tersebut.
Salah satu poin krusial yang diusulkan Pemprov Kaltara adalah percepatan konektivitas jalan lintas perbatasan yang terhubung langsung ke kawasan IKN. Wagub mendorong pembangunan ruas jalan dari wilayah Apau Kayan yang meliputi PLBN Long Ampung, Long Nawang, hingga menembus Sungai Boh menuju Long Bagun dan berakhir di IKN.
“Integrasi ini sangat penting untuk memperkuat posisi Kaltara sebagai wilayah hinterland. Kami mengusulkan pembangunan konektivitas jalan dari perbatasan menuju IKN sebagai jalur distribusi barang dan mobilitas masyarakat,” ujar Ingkong Ala.
Selain jalur darat, sektor udara juga menjadi sorotan. Pemprov Kaltara meminta dukungan penguatan jalur penerbangan internasional rute Tawau-Kota Kinabalu-Brunei menuju Tarakan dan Balikpapan. Langkah ini diproyeksikan menjadikan Bandara Juwata Tarakan sebagai gerbang udara utama NKRI di utara.
Tak hanya soal infrastruktur fisik, Wagub juga membawa aspirasi terkait pengembangan sektor pariwisata berbasis desa adat dan pelestarian budaya. Kaltara mengusulkan Taman Nasional Kayan Mentarang dalam konsep “Heart of Borneo” sebagai pusat studi biodiversitas dunia yang terintegrasi dengan pengembangan IKN.
“Kami juga meminta dukungan diplomasi pembangunan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat adat agar mereka bisa mengambil peran dalam pembangunan ini,” tambah Ingkong.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut hangat dan menginginkan kerja sama ini memiliki payung hukum yang jelas. Ia mengusulkan agar kolaborasi ini diformalkan agar Kaltara memiliki dasar kuat sebagai mitra resmi pembangunan IKN.
“Kita akan merumuskan kerja sama antara Otorita IKN dan Pemprov Kaltara dalam bentuk Peraturan Kepala Otorita IKN. Dengan begitu, Kaltara secara resmi menjadi mitra pembangunan IKN,” tegas Basuki.
Pertemuan yang berlangsung akrab tersebut diakhiri dengan kunjungan rombongan Kaltara ke kawasan Istana Negara di IKN. Kunjungan ini menjadi simbol bahwa Kaltara siap mengambil peran lebih besar dalam peta pembangunan nasional di masa depan.





