June 17, 2026
Advetorial DPRD Kaltara

Ketua DPRD Kaltara Minta Masalah Distribusi BBM Bersubsidi Tak Berlarut-larut

  • Mei 13, 2026
  • 2 min read
Ketua DPRD Kaltara Minta Masalah Distribusi BBM Bersubsidi Tak Berlarut-larut

Kaltara Raya  Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menjadi perhatian DPRD Provinsi Kaltara.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kaltara bersama mitra kerja yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kaltara, awal pekan ini.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, yang menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM bersubsidi merupakan isu strategis yang harus segera ditangani secara serius melalui koordinasi lintas sektor.

Dalam rapat itu, DPRD menyoroti masih tingginya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh praktik penyalahgunaan barcode hingga pengetapan BBM bersubsidi yang tidak sesuai ketentuan.

“Persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada masyarakat. Kita ingin ada langkah konkret, baik dari sisi pengawasan maupun penegakan aturan di lapangan,” tegas Achmad Djufrie.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kaltara mendorong pembentukan Tim Terpadu Pengawasan BBM yang melibatkan Pemerintah Provinsi, TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Tim ini dapat melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi BBM bersubsidi, termasuk verifikasi barcode dan penertiban terhadap praktik penyaluran yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi segera menerbitkan Surat Edaran Gubernur sebagai dasar koordinasi lintas sektor, agar pengawasan distribusi BBM dapat berjalan lebih seragam dan terintegrasi,” pungkasnya. (adv)