Kalimantan Raya, Nunukan – Menjelang pergantian Tahun 2026, duka mendalam dirasakan oleh warga Long Rungan, Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan. Kedukaan ini diperparah dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah, menghambat prosesi penghantaran jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.
Gunawan, salah seorang warga Long Rungan, mengungkapkan bahwa kondisi jalan dari Binuang menuju Long Rungan saat ini berada dalam keadaan yang sangat memprihatinkan.
“Menjelang Tahun 2026, warga Long Rungan Krayan Tengah mengalami kedukaan, dan kondisi jalan dari Binuang ke Long Rungan rusak parah,” ujar Gunawan kepada Kraya.id, Jumat (2/1/2026).
Gunawan menjelaskan, jalanan yang dipenuhi lumpur tebal membuat tim pengantar jenazah terjebak dan kesulitan melintas. Momen terjebak di lumpur tersebut terjadi saat warga tengah berupaya mengantar jenazah menuju Long Rungan.
“Ini saat terjebak di lumpur, saat antar jenazah ke Long Rungan,” tegas Gunawan, menggambarkan kesulitan yang mereka hadapi.
Atas kejadian ini, Gunawan mewakili masyarakat Krayan Tengah berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan agar warga tidak lagi mengalami kesulitan, terutama dalam situasi darurat atau kedukaan seperti yang mereka alami.
“Warga Krayan Tengah perlu diperhatikan dan membangun infrastruktur jalan,” pungkasnya, berharap segera ada tindakan nyata dari pemerintah.




