May 26, 2026
Kaltara Tarakan

Bekali Guru di Tarakan Teknologi Masa Depan, MAFINDO Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial ‘AI Goes To School’

  • Maret 7, 2026
  • 2 min read
Bekali Guru di Tarakan Teknologi Masa Depan, MAFINDO Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial ‘AI Goes To School’

Kalimantan Raya, Tarakan – Dunia pendidikan di Kota Tarakan mulai menyongsong era digitalisasi yang lebih dalam. Sebanyak 120 guru dari jenjang PAUD/TK hingga SMA se-Kota Tarakan mengikuti pelatihan intensif bertajuk AI Goes To School yang digelar oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Utara secara daring, Sabtu (7/2/2026).

Program ini merupakan bagian dari misi nasional MAFINDO untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota di Indonesia. Didukung oleh mitra strategis seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), kegiatan ini bertujuan agar para pendidik mampu memanfaatkan Kecerdasan Artifisial (KA) atau Artificial Intelligence (AI) secara etis dan bertanggung jawab.

Dalam pelatihan tersebut, para guru tidak hanya diperkenalkan pada teori teknologi KA, tetapi juga dibekali keterampilan praktis seperti manajemen prompt (instruksi pada AI), pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, hingga pengelolaan kelas dan efisiensi administrasi.

Ketua MAFINDO Kalimantan Utara, Nurasikin, menegaskan bahwa literasi AI sangat krusial bagi tenaga pendidik saat ini. Menurutnya, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi ini secara kritis agar performa pengajaran semakin meningkat.

“Pemahaman yang komprehensif mengenai KA menjadi sangat penting agar guru mampu memanfaatkan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Ini juga untuk mendukung peningkatan kinerja administrasi pendidikan,” ujar Nurasikin.

Pelaksanaan kelas yang dipandu oleh trainer Anny Susilowati dan Ndaru Teguh Prakoso ini berlangsung interaktif melalui platform Zoom. Dari 132 pendaftar, sebanyak 120 guru hadir secara aktif mengikuti simulasi pada platform Learning Management System (LMS).

Dukungan penuh juga datang dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tarakan. Ketua APKS PGRI Tarakan, Anita Nurhasanah, mengapresiasi langkah MAFINDO yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan guru di era sekarang.

“Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial tidak hanya mendorong inovasi pembelajaran, tetapi juga membantu guru dalam pengelolaan kelas serta penyelesaian tugas administrasi secara lebih efektif dan efisien,” jelas Anita.

Program AI Goes To School dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa di era digital. Selain pemaparan materi, para guru juga dibekali akun mandiri di platform LMS agar mereka dapat terus belajar secara fleksibel dan berkelanjutan setelah sesi pelatihan berakhir.

Melalui sinergi antara MAFINDO, PGRI, dan para pemangku kepentingan lokal, diharapkan para guru di Tarakan dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang cerdas dan tangguh terhadap tantangan era digital, termasuk dalam memerangi misinformasi dan hoaks.