Pemprov Kaltara Dukung Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Targetkan Data Pemilih Semakin Akurat
KALTARA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai langkah menjaga akurasi data pemilih sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Dr. Tomy Labo, saat mewakili Gubernur Kaltara dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 yang digelar KPU Provinsi Kaltara.
Menurut Tomy, data pemilih yang valid menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas. Karena itu, proses pembaruan data harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengakomodasi setiap perubahan administrasi kependudukan yang terjadi di masyarakat.
“Pemutakhiran data pemilih bukan hanya menjadi tugas KPU, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembaruan data secara rutin akan meminimalkan potensi munculnya data ganda, pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat, perubahan domisili, hingga warga yang telah memenuhi syarat memilih tetapi belum masuk dalam daftar pemilih.
Tomy juga menyoroti tantangan geografis Kalimantan Utara sebagai provinsi perbatasan yang memiliki wilayah terpencil dan mobilitas penduduk cukup tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut sinergi antarlembaga serta pemanfaatan teknologi informasi agar proses pemutakhiran data tetap berjalan optimal hingga ke wilayah terluar.
Ia turut membagikan pengalamannya saat bertugas sebagai Ketua PPK Mentarang pada Pemilu 1999. Kala itu, proses distribusi logistik dan pelayanan pemilih dilakukan dengan perjuangan besar demi memastikan hak konstitusional masyarakat tetap terpenuhi meski berada di daerah pedalaman.
“Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menggunakan hak pilihnya, di mana pun mereka berada,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Tomy juga mengajak masyarakat aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan agar daftar pemilih tetap akurat dan mutakhir.
Pada rapat pleno tersebut, KPU Provinsi Kaltara menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026 sebanyak 546.534 pemilih, terdiri atas 284.242 pemilih laki-laki dan 262.292 pemilih perempuan yang tersebar di 5 kabupaten/kota, 55 kecamatan, dan 482 desa/kelurahan.





