April 24, 2026
Advetorial

Bersama Kepala Daerah Lainnya, Zainal Paliwang Hadiri Kegiatan Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi

  • Desember 1, 2021
  • 2 min read
Bersama Kepala Daerah Lainnya, Zainal Paliwang Hadiri Kegiatan Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi
Kendari-Sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Implementasi Program Pencegahan Korupsi pada Perizinan Berbasis Risiko, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI mengadakan pertemuan dengan beberapa kepala daerah dan pihak terkait di Indonesia.
Kepala daerah yang termasuk di dalam daftar undangan kegiatan bertema Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi ini di antaranya adalah Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Gorontalo, Gubernur Sulawesi Tengah, Gubernur Sulawesi Barat, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Kalimantan Utara, Plt. Gubernur Sulawesi Selain, Walikot Baubau, serta beberapa bupati di beberapa provinsi.
Dalam sambutannya, Firli Bahuri selaku Ketua KPK RI mengaku bahwa Indonesia memiliki banyak permasalahan, salah satu di antaranya adalah persoalan kebangsaan ditambah dengan krisis akibat pandemi COVID-19.
“Kami paham bahwa setiap penyelenggara negara seperti gubernur, bupati, walikota, dan kepala daerah memiliki peran besar dalam menghadapi pandemi dan menyusun kebijakan untuk pemulihan ekonomi nasional. Bersyukur hari ini kita sudah mendapat kabar gembira karena mampu mengatasi COVID-19 dan ke luar dari krisis kesehatan,” ujarnya saat membuka acara yang berlangsung di Aula Bahteramas, Rabu (1/12).
“Permasalahan dalam persoalan kebangsaan yang kita hadapi adalah narkotika, terorisme, dan radikalime, serta tindak pidana korupsi. Ini adalah permasalahan kebangsaan yang harus kita selesaikan dengan semangat karena adanya semangat kebangsaan merupakan awal terbentuknya NKRI,” beber Firli.
Selain itu, Firli juga menjelaskan bahwa kegiatan kali ini sekaligus sebagai bentuk peringatan atas hari anti korupsi sedunia. Menurutnya banyak tindakan yang telah dilakukan untuk memerangi korupsi, namun hal itu belum memberikan efek yang signifikan