April 24, 2026
Advetorial DPRD Kaltara

Cegah Panic Buying, Komisi III DPRD Kaltara Desak Pertamina Jamin Stok Elpiji Aman Hingga H+14 Lebaran

  • Maret 9, 2026
  • 2 min read
Cegah Panic Buying, Komisi III DPRD Kaltara Desak Pertamina Jamin Stok Elpiji Aman Hingga H+14 Lebaran

Kalimantan Raya, Advetorial – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan atensi khusus terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat pasca-Hari Raya Idulfitri. Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, meminta PT Pertamina menjamin pasokan gas Elpiji (LPG) tetap stabil dan tersedia hingga dua pekan setelah Lebaran.

Hal tersebut ditegaskan Jufri guna mengantisipasi adanya lonjakan permintaan serta potensi kepanikan di tengah masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga di Bumi Benuanta.

Permintaan tersebut disampaikan langsung dalam kunjungan kerja monitoring Komisi III ke Kantor Fuel Terminal Pertamina di Tarakan, belum lama ini. Jufri menilai, jaminan stok bukan hanya diperlukan saat menjelang hari raya, namun justru sangat krusial di masa pemulihan setelah perayaan.

“Kami meminta adanya jaminan ketersediaan LPG bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Stok harus dipastikan aman, bahkan hingga dua minggu setelah Lebaran,” ujar Jufri Budiman di Tarakan.

Menurutnya, aktivitas memasak di tingkat rumah tangga biasanya masih sangat tinggi hingga beberapa pekan setelah Idulfitri, sehingga keterlambatan distribusi sedikit saja bisa berdampak luas.

Jufri mengingatkan bahwa kelangkaan stok sering kali memicu fenomena panic buying yang justru akan memperkeruh situasi di lapangan. Oleh karena itu, ia mendorong Pertamina untuk mengawal ketat rantai distribusi agar tidak terjadi kekosongan di pangkalan-pangkalan resmi.

“Jangan sampai terjadi kepanikan di masyarakat akibat kekosongan stok. Distribusi harus dijaga agar tetap stabil. Kita ingin masyarakat merasa tenang karena barangnya memang tersedia di pasar,” tambahnya.

Kunjungan ke Fuel Terminal ini menjadi bagian dari upaya pengawasan legislatif untuk memastikan BUMN sektor energi tersebut menjalankan fungsinya secara maksimal. Komisi III berkomitmen untuk terus memantau pergerakan stok di kabupaten dan kota se-Kaltara guna memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan gas melon maupun tabung non-subsidi.

Dengan adanya jaminan ketersediaan ini, diharapkan stabilitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara tetap terjaga selama masa libur panjang dan sesudahnya.

Sumber korankaltim.com