June 17, 2026
Advetorial DPRD Kaltara

Dino Adrian Minta Infrastruktur Perbatasan dan Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

  • Mei 14, 2026
  • 2 min read
Dino Adrian Minta Infrastruktur Perbatasan dan Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

Kaltara Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kaltara Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III Tahun 2026, awal pekan ini.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, didampingi Wakil Ketua DPRD Muhammad Nasir dan Muddain.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD Kaltara menekankan berbagai sektor prioritas yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Mulai dari pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pengawasan pembangunan fisik, hingga optimalisasi pendapatan daerah.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kaltara, Dino Andrian, mengatakan rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah selama tahun anggaran 2025.

“Rekomendasi DPRD mencakup berbagai sektor prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan, peningkatan layanan dasar masyarakat, hingga penguatan pengawasan pembangunan,” ujarnya.

Ia menegaskan, rekomendasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai catatan administratif semata, melainkan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

“Kami ingin rekomendasi ini benar-benar menjadi perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan pembangunan lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

DPRD juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan jalan di wilayah perbatasan seperti Apo Kayan, Bahau Hulu, dan Long Pujungan. Menurut DPRD, pembangunan akses jalan di daerah tersebut memerlukan dukungan anggaran dari pemerintah pusat agar konektivitas antarwilayah dapat lebih optimal.

Selain infrastruktur, DPRD meminta pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit, pemerataan sarana pendidikan, penguatan sektor pertanian, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Peningkatan kualitas pelayanan dasar harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur. Itu menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan di Kaltara,” tambah Dino.

Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara, unsur Forkopimda, OPD lingkup Pemprov Kaltara, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. (adv)

Editor: Erwin