September 8, 2026
Nasional Pendidikan

GOKIL! BGN Jadi Penerima Anggaran Terbesar di RAPBN 2027 sedangkan Pendidikan di Posisi 8 dan 9

  • September 8, 2026
  • 2 min read
GOKIL! BGN Jadi Penerima Anggaran Terbesar di RAPBN 2027 sedangkan Pendidikan di Posisi 8 dan 9

Kaltara Raya, Nasional – Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi kementerian/lembaga dengan alokasi anggaran terbesar dalam RAPBN 2027, yakni Rp240,2 triliun. Angka tersebut menempatkan BGN di posisi pertama dalam daftar 10 K/L dengan anggaran terbesar, diikuti Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Alokasi Rp240,2 triliun untuk BGN terutama diarahkan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan informasi BGN, dari total anggaran tersebut sekitar Rp232,8 triliun dialokasikan untuk program pemenuhan gizi nasional, sedangkan Rp7,32 triliun untuk dukungan manajemen.

Untuk 2027, BGN menyebut program pemenuhan gizi nasional ditujukan menjangkau 72,4 juta penerima manfaat, yang terdiri atas anak sekolah jenjang PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Dalam daftar 10 K/L dengan anggaran terbesar di RAPBN 2027, posisi kedua ditempati Kementerian Pertahanan dengan Rp189,01 triliun, disusul Polri Rp139,19 triliun dan Kementerian Pekerjaan Umum Rp114,59 triliun.

Kementerian Kesehatan memperoleh Rp102,12 triliun, Kementerian Agama Rp87,66 triliun, dan Kementerian Sosial Rp84,71 triliun.

Dua kementerian yang membidangi pendidikan juga masuk daftar tersebut. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berada di posisi kedelapan dengan Rp65,17 triliun, sedangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di posisi kesembilan dengan Rp61,1 triliun. Posisi kesepuluh ditempati Kementerian Keuangan dengan Rp49,8 triliun.

Meski masing-masing kementerian pendidikan berada di posisi kedelapan dan kesembilan dalam daftar K/L, angka tersebut tidak menggambarkan keseluruhan anggaran pendidikan nasional.

Pemerintah merancang anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut mencakup berbagai program pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar, KIP Kuliah, revitalisasi sekolah dan madrasah, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, serta program pendidikan lainnya.

Dengan demikian, perbandingan antara anggaran BGN sebesar Rp240,2 triliun dengan anggaran dua kementerian pendidikan tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan bahwa anggaran pendidikan secara keseluruhan berada di posisi kedelapan atau kesembilan. Posisi tersebut hanya merujuk pada alokasi masing-masing kementerian dalam daftar 10 K/L dengan anggaran terbesar.

RAPBN 2027 sendiri masih merupakan rancangan anggaran. Dalam daftar K/L dengan alokasi terbesar, BGN tercatat menempati peringkat pertama dengan Rp240,2 triliun. Sementara total anggaran pendidikan pemerintah mencapai Rp820,9 triliun dan dialokasikan melalui berbagai program serta pos anggaran.

Leave a Reply