Kritik Bantuan Formalitas, Adinata Kusuma Desak Pemprov Kaltara Bina UMKM Hingga Akar Rumput
Kalimantan Raya, Advetorial – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memerlukan sentuhan pembinaan yang lebih mendalam daripada sekadar bantuan administratif. Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltara, Adinata Kusuma, mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengubah pola pendampingan terhadap para pelaku usaha lokal.
Adinata menekankan bahwa pertumbuhan UMKM yang tangguh tidak akan tercapai jika pemerintah hanya memberikan bantuan yang bersifat formalitas tanpa adanya bimbingan yang berkelanjutan.
Dalam keterangannya pekan ini, Adinata mendesak agar instansi terkait turun langsung memberikan bimbingan intensif hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, pemahaman teknis dan mentalitas bersaing para pelaku usaha harus diasah secara konsisten.
“Sebagai anggota DPRD Kaltara, saya mendesak OPD terkait memberikan bimbingan intensif hingga akar rumput, bukan sekadar bantuan formalitas kepada para pelaku UMKM di Kaltara,” tegas Adinata Kusuma di Tanjung Selor.
Ia menilai, pendampingan yang menyentuh akar rumput akan memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kecil yang selama ini sulit berkembang.
Selain isu pembinaan, Adinata juga menyoroti strategi pemasaran produk lokal. Ia menyayangkan masih banyaknya produk asli Kaltara yang justru belum dikenal luas oleh masyarakatnya sendiri. Baginya, memperkuat pasar domestik adalah harga mati sebelum merambah ke pasar luar daerah.
Menurut Adinata, jika masyarakat Kaltara sudah mengenal, menggunakan, dan merasa bangga dengan produk daerahnya, maka mereka secara otomatis akan menjadi agen promosi yang efektif.
“Jadi ini masalah klasik sebenarnya yang harus didorong. Kita ingin masyarakat lokal bangga dulu dengan produknya sendiri sebelum dipasarkan secara lebih masif ke luar,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Adinata berharap pemerintah daerah tidak berjalan sendiri dalam merumuskan kebijakan. Sinergi dengan pelaku usaha di lapangan sangat diperlukan agar program yang dijalankan tepat sasaran.
Ia optimistis, dengan kombinasi pembinaan yang konsisten serta perluasan akses pasar, UMKM di Bumi Benuanta mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang solid.
“Kalau pembinaan berjalan konsisten dan pemasaran diperluas, saya optimistis UMKM kita bisa naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi Kaltara,” pungkas Adinata.
Sumber korankaltim.com





