March 5, 2026
Ekonomi

Ustadz Hanan Attaki Siap Meriahkan Road to KaSHaFA 2026 di Kalimantan Utara

  • Maret 1, 2026
  • 2 min read
Ustadz Hanan Attaki Siap Meriahkan Road to KaSHaFA 2026 di Kalimantan Utara

Kalimantan Raya, Ekonomi – Menjelang bulan suci Ramadhan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara bersama Baznas dan Pemerintah Kota Tarakan resmi memulai rangkaian Road to Kalimantan Utara Sharia Festival (KaSHaFA) 2026 pada Minggu (1/3/2026).

Mengangkat tema “Berkah Ramadhan sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat”, kegiatan ini merupakan pembuka menuju puncak festival ekonomi syariah terbesar di Kaltara yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, Hasiando G. Manik, mengungkapkan bahwa ekonomi syariah kini bukan lagi sekadar tren religi, melainkan kekuatan ekonomi global. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga dunia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE).

“Sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) nasional tumbuh 6,21 persen secara year-on-year dan berkontribusi lebih dari 27 persen terhadap PDB nasional pada 2025. Melalui KaSHaFA, kami ingin mengedukasi masyarakat mengenai manfaat nyata ekonomi syariah serta mendorong pemberdayaan yang inklusif,” jelas Hasiando dalam sambutannya.

Tahun ini, BI Kaltara mematok target ambisius. Penjualan produk UMKM selama gelaran KaSHaFA 2026 ditargetkan menembus angka Rp3 miliar, atau naik 15 persen dibandingkan capaian tahun lalu.

Dalam rangkaian kick-off ini, sebanyak 42 UMKM unggulan dari sektor kuliner halal, modest fashion, hingga kriya (kerajinan tangan) turut memeriahkan bazar. Menariknya, seluruh transaksi di area ini diwajibkan menggunakan sistem pembayaran digital QRIS guna mempercepat transformasi ekonomi digital di Bumi Benuanta.

Wali Kota Tarakan menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, momentum Ramadhan memiliki potensi besar dalam menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga lokal.

“Kami berkomitmen mendukung produk UMKM halal agar bisa naik kelas. Inovasi seperti ini sangat penting agar pelaku usaha kita semakin kompetitif di tingkat nasional,” tegas Wali Kota.

Selain bazar, hari pertama dimeriahkan dengan Festival Literasi Ramadhan yang mencakup edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah serta peluncuran Program Wakaf Produktif. Berbagai perlombaan seperti dai cilik, nasyid, hingga festival bedug sahur juga akan digelar untuk menyemarakkan syiar ekonomi syariah.

Sebagai magnet utama bagi generasi muda, panitia juga menghadirkan agenda kajian literasi bersama dai nasional, Ustadz Hanan Attaki, yang bertema Hati yang Tenang di Zaman yang Bising pada Senin (2/3/2026).

Melalui KaSHaFA 2026, sinergi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah diharapkan dapat mempercepat jumlah UMKM yang bersertifikat halal dan memperkuat ekosistem keuangan syariah yang mandiri dan berdaya saing di Kalimantan Utara.