Kalimantan Raya, Tarakan – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Hari Ibu tahun 2025, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Tarakan berkolaborasi dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tarakan menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema Perempuan Sehat, Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan utama yang digelar adalah Gerakan Skrining Anemia Defisiensi Besi (ADB) untuk ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan anak, yang berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Hj. Samaniatun. Selain skrining ADB, acara ini juga mencakup pemeriksaan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) anak, penyuluhan kesehatan, serta sosialisasi mengenai pentingnya Skrining Serviks dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Ketua IBI PC Kota Tarakan periode 2023-2028, Siti Fatimah, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa acara ini merupakan integrasi dari dua perayaan penting.
“Hari ini kami mengadakan acara dalam rangka HKN di tanggal 12 November yang lalu, dan diintegrasikan dengan Hari Ibu di tanggal 22 Desember,” ujar Bidan Fatimah. “Adapun tema yang kami angkat itu adalah skrining ADB, edukasi pentingnya 1000 HPK, dan edukasi Skrining Serviks,” tambahnya.
Meskipun target dari IBI Pusat untuk wilayah Kalimantan Utara adalah 480 peserta, IBI Tarakan yang mendapat target 50 peserta berhasil melampaui angka tersebut.
“Kalkulasinya kami dapat target 50 peserta. Tapi ternyata Alhamdulillah pencapaian kami lebih dari target, jadi mencapai tadi sekitar hampir 70 peserta ibu, bayi, dan anak,” jelas Bidan Fatimah.
Lebih lanjut, Bidan Fatimah menerangkan bahwa kegiatan orientasi langsung ke masyarakat ini merupakan agenda tahunan dan termasuk dalam program kerja IBI Cabang Kota Tarakan.
“Ini memang kegiatan yang tiap tahun kami laksanakan, hanya saja untuk tahun ini kami integrasikan dengan Hari Ibu dan sekaligus launching aplikasi dari Kalkulator Zat Besi yang memang didesain oleh IBI sendiri,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Bidan Fatimah menyampaikan pesan penting kepada masyarakat Kota Tarakan. Ia berharap masyarakat memahami peran IBI sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di lingkungan terkecil.
“Kami berharap dengan apa yang kami lakukan ini memberikan kontribusi dampak yang nyata, langsung bersentuhan dengan masyarakat, dan memberikan manfaat yang memang signifikan untuk kenaikan kesehatan ibu dan anak, khususnya terkait dengan skrining anemia yang bisa mencegah risiko stunting,” pungkasnya.





