April 24, 2026
Advetorial

Kunjungi Tana Tidung, Gubernur Zainal Salurkan Dana Bagi Hasil Rp50 Miliar dan Perkuat Logistik Kebencanaan

  • Maret 13, 2026
  • 2 min read
Kunjungi Tana Tidung, Gubernur Zainal Salurkan Dana Bagi Hasil Rp50 Miliar dan Perkuat Logistik Kebencanaan

Kalimantan Raya, Advetorial – Estafet perjalanan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tiba di Bumi Upun Taka. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, menyapa langsung jemaah Masjid Jabal Rahmah, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kamis (12/3/2026).

Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi di bulan suci, kunjungan ini membawa angin segar bagi percepatan pembangunan di Tana Tidung melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal secara resmi menetapkan alokasi DBH Pajak Daerah untuk Kabupaten Tana Tidung tahun anggaran 2026 sebesar Rp50,45 miliar. Angka ini menunjukkan tren positif dibanding realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp43,39 miliar.

Tak hanya alokasi murni, Pemprov Kaltara juga menyalurkan dana kurang salur periode 2023–2025 dengan total mencapai Rp29,96 miliar. Gubernur berharap suntikan dana ini menjadi motor penggerak pelayanan publik di KTT.

“Dengan kebersamaan, kerja keras, dan doa, insyaallah pembangunan di daerah ini akan terus berjalan dengan baik dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujar Gubernur Zainal di hadapan jemaah.

Menyadari pentingnya mitigasi di wilayah daerah aliran sungai, Gubernur Zainal juga menyerahkan bantuan buffer stock atau logistik cadangan kebencanaan kepada Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi potensi bencana alam.

Sisi religius dan sosial juga menjadi warna dalam kunjungan ini. Gubernur dan Wagub menyerahkan bantuan uang tunai serta perlengkapan ibadah berupa Al-Qur’an, buku hadis, dan sarung untuk Masjid Jabal Rahmah, Pondok Pesantren Hidayatullah, serta Yayasan Darul Huffadz. Paket sembako juga dibagikan langsung kepada masyarakat setempat.

Dalam tausiyah singkatnya, Zainal mengingatkan bahwa esensi Ramadan adalah pembentukan pribadi yang bertakwa. Ia juga menekankan bahwa fungsi masjid harus diperluas, tidak hanya sekadar tempat sujud.

“Masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah, menciptakan momen kebersamaan yang hangat antara pemimpin provinsi dan warga Tana Tidung di malam ke-24 Ramadan 1447 Hijriah tersebut.