Reses di Binusan dan Tanjung Harapan, Legislator Rismanto Kawal Usulan Mesin Giling Padi hingga Jembatan Warga Nunukan
Kalimantan Raya, Advetorial – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, melakukan jemput bola aspirasi masyarakat melalui rangkaian kegiatan reses di wilayah Binusan dan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, baru-baru ini.
Dapil IV Nunukan ini menjadi fokus sang legislator Partai NasDem untuk mendengar langsung keluhan warga, terutama yang berkaitan dengan sektor penopang ekonomi lokal yakni pertanian dan infrastruktur sosial.
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, sektor pertanian menjadi topik hangat yang disuarakan warga Binusan. Para petani berharap adanya intervensi pemerintah provinsi terkait kepastian stok pupuk dan pengadaan bibit unggul.
Tak hanya itu, untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen, warga mengusulkan bantuan mesin penggilingan padi. Rismanto menilai, modernisasi alat pertanian ini krusial untuk mendongkrak produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan di perbatasan.
“Reses ini adalah kewajiban konstitusional kami untuk menyerap aspirasi secara langsung. Apa yang menjadi kebutuhan mendesak warga, terutama soal alat pertanian dan pupuk, akan kami catat dan perjuangkan di parlemen,” ujar Rismanto di hadapan konstituennya.
Bergeser ke Tanjung Harapan, aspirasi masyarakat lebih menitikberatkan pada pembangunan fasilitas umum. Warga mengusulkan pembangunan masjid sebagai pusat kegiatan religi serta jembatan penghubung untuk memperlancar mobilitas ekonomi antarwilayah.
Rismanto memberikan sinyal positif terkait usulan infrastruktur tersebut. Jika proses pembahasan di tingkat DPRD berjalan lancar, pembangunan jembatan dan masjid tersebut ditargetkan dapat mulai direalisasikan pada Juni 2026 mendatang.
Menutup rangkaian resesnya, Rismanto menegaskan bahwa dirinya berkomitmen mengawal setiap poin usulan warga melalui mekanisme pembahasan anggaran di DPRD Kaltara. Ia tidak ingin aspirasi yang telah ditampung hanya berakhir di atas kertas tanpa eksekusi nyata.
“Kami ingin memastikan setiap usulan tidak berhenti pada tahap penyampaian saja. Fokus saya adalah mengawal agar program yang diperjuangkan benar-benar memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Nunukan,” pungkasnya.
Sumber korankaltara.com





