April 24, 2026
Advetorial DPRD Kaltara

Sebut Ruang Kelas SMKN 4 Tarakan Mirip Gudang, Syamsuddin Arfah Desak Pembangunan Gedung 3 Lantai Skema Multiyears

  • Maret 5, 2026
  • 2 min read
Sebut Ruang Kelas SMKN 4 Tarakan Mirip Gudang, Syamsuddin Arfah Desak Pembangunan Gedung 3 Lantai Skema Multiyears

Kalimantan Raya, Advetorial – Kondisi sarana pendidikan di SMKN 4 Tarakan memicu keprihatinan mendalam bagi jajaran legislatif Kalimantan Utara (Kaltara). Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menilai fasilitas belajar-mengajar di sekolah tersebut sudah tidak layak dan jauh dari standar keamanan serta kenyamanan bagi para siswa.

Hal tersebut terungkap usai Komisi IV melakukan peninjauan langsung ke sekolah yang dikenal unggul dalam program Informasi Teknologi (IT) tersebut, baru-baru ini.

Syamsuddin membeberkan fakta lapangan yang kontras dengan minat pendaftar SMKN 4 Tarakan yang terus meningkat. Berdasarkan pantauannya, setidaknya ada 10 ruang kelas yang belum memiliki plafon, sementara kondisi dinding dan lantainya masih sangat sederhana.

“Kalau dilihat secara jujur, kondisi ini tidak layak. Tidak ada plafon, dinding dan lantainya masih seadanya. Suasananya seperti ruang darurat, bahkan terlihat seperti gudang. Padahal sekolah ini memiliki banyak peminat karena program IT-nya cukup bagus,” ungkap Syamsuddin Arfah dengan nada miris.

Kondisi ruang darurat ini dianggap menjadi hambatan bagi optimalisasi potensi intelektual siswa di Bumi Benuanta, terutama bagi sekolah kejuruan yang membutuhkan lingkungan belajar yang kondusif.

Menyadari keterbatasan lahan yang dimiliki sekolah, Komisi IV menilai pembangunan gedung secara horizontal (melebar) bukan lagi solusi yang tepat. Syamsuddin secara tegas mendorong pemerintah daerah untuk membangun gedung bertingkat sebagai pilihan paling realistis.

Guna memastikan proyek tersebut tidak mangkrak di tengah jalan, ia mengusulkan agar skema pembiayaannya menggunakan sistem tahun jamak atau multiyears.

“Harus ada komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif. Saya mengusulkan agar pembangunan ini masuk skema multiyears, sehingga setiap tahun ada alokasi anggaran yang jelas sampai gedung tiga lantai itu selesai. Jika dicicil sedikit-sedikit, masalah keterbatasan lahan ini tidak akan pernah tuntas,” tegasnya.

Selain meninjau fisik bangunan, kunjungan Komisi IV ini juga bertujuan mengevaluasi pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

DPRD Kaltara berharap perbaikan fasilitas di SMKN 4 Tarakan menjadi prioritas utama pemerintah provinsi, mengingat sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga kerja terampil di Kalimantan Utara.

Sumber korankaltim.com