February 27, 2026
Kaltara Nunukan

Bukan Lalai, Kepala Puskesmas Mansalong Ungkap Fakta Keterbatasan Personel

  • Desember 20, 2025
  • 2 min read
Bukan Lalai, Kepala Puskesmas Mansalong Ungkap Fakta Keterbatasan Personel

Kalimantan Raya, Nunukan – Kepala Puskesmas Lumbis Mansalong, Sulfidayati, memberikan klarifikasi resmi menanggapi insiden meninggalnya seorang warga, bernama Natal, di Puskesmas tersebut pada Jumat (19/12/2025) yang viral di media sosial. Pihak Puskesmas membantah adanya keterlambatan penanganan pada kedatangan pasien yang membutuhkan pertolongan darurat.

Sulfidayati menjelaskan bahwa saat kedatangan pertama korban, petugas yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD) memang sedang tidak berada di tempat.

“Gini, tadi kan itu pasien datang di jam istirahat. Kebetulan yang jaga di UGD kan, karena kami juga enggak banyak personil, perawat yang piket cuma satu,” terang Sulfidayati.

Perawat tunggal tersebut, kata Sulfidayati, harus menangani Poli, UGD, dan Rawat Inap secara bersamaan. Saat insiden terjadi, perawat tersebut sedang pulang untuk Sholat dan makan siang.

Mengenai informasi yang menyebut Puskesmas baru akan buka pukul 14.00 WITA, Sulfidayati menduga terjadi kesalahpahaman informasi yang disampaikan petugas jaga kepada keluarga korban.

“Itulah yang menjawab kalau misalnya kami buka lagi, karena memang kan jam 12 sampai setengah 2 kan di hari Jum’at istirahat. Jadi mungkin pikirnya dia yang ditanya ini untuk jam pelayanan poli. Jadi dia jawabnya itu buka lagi di jam setengah 2,” jelasnya.

Sulfidayati menambahkan, saat keluarga korban memutuskan membawa pasien ke luar, ia dan petugas lain baru kembali ke UGD.

“Sekurang 15an menit, 15-20an menit saya di UGD. Enggak lama datang sudah pasiennya (kembali). Ya, posisinya pasien sudah enggak ada,” katanya, merujuk pada pasien yang dibawa pergi oleh keluarga untuk dirujuk ke Rumah Sakit Pratama.

Sulfidayati menegaskan bahwa pada kedatangan kedua, ketika pasien dibawa kembali dalam kondisi yang lebih buruk, tim medis langsung mengambil tindakan darurat.

“Yang awal dia datang pertama itu, pasiennya masih jalan aja masuk UGD. Terus setelah datang yang kedua, karena saya memang sudah posisinya di UGD. Datang ya langsung kami tindaki. Langsung kami resusitasi. Jadi bukan kami tidak ada tindakan. Tidak ada telat. Yang pas datang kedua itu,” tegas Sulfidayati.

Sulfidayati membenarkan bahwa insiden sempat memanas antara keluarga korban dengan petugas, namun kondisi di Puskesmas Lumbis Mansalong kini telah kondusif, dan pihak kepolisian turut hadir menyelesaikan situasi tersebut. Kasus ini selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan yang menaungi Puskesmas.