April 24, 2026
Advetorial DPRD Kaltara

Momentum Ramadan, Supa’ad Hadianto Ajak Masyarakat Kaltara Perkuat Gotong Royong Lewat Zakat

  • Maret 7, 2026
  • 2 min read
Momentum Ramadan, Supa’ad Hadianto Ajak Masyarakat Kaltara Perkuat Gotong Royong Lewat Zakat

Kalimantan Raya, Advetorial – Bulan suci Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kepedulian sosial di Kalimantan Utara. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui penunaian zakat, infak, dan sedekah.

Pesan ini disampaikan Supa’ad sebagai pengingat bahwa di balik setiap rezeki yang diperoleh, terdapat amanah dan hak orang lain yang harus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Supa’ad menekankan bahwa esensi dari berbagi tidak diukur dari seberapa besar nominal yang dikeluarkan, melainkan dari niat dan ketulusan hati untuk membantu sesama. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi instrumen nyata untuk menjaga keseimbangan sosial di tengah masyarakat.

“Dalam kehidupan ini, rezeki yang kita terima bukan hanya untuk diri kita sendiri. Di dalamnya ada hak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar soal besar kecilnya pemberian, tetapi tentang kepedulian dan ketulusan hati,” ujar Supa’ad usai menunaikan kewajiban zakatnya, pekan ini.

Lebih lanjut, politisi senior ini menilai Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk mengasah kepekaan sosial. Dengan berbagi, masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam membantu meringankan beban ekonomi warga kurang mampu, tetapi juga memperoleh kedamaian batin.

Ia meyakini bahwa tradisi berbagi akan memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Bumi Benuanta.

“Mari kita rawat nilai gotong royong dan kepedulian. Dengan berbagi, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menenangkan hati dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tuturnya.

Supa’ad berharap semangat kepedulian ini tidak hanya berhenti saat bulan Ramadan berakhir, namun dapat menjadi gaya hidup yang berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Utara.

Melalui penyaluran zakat yang tepat sasaran, diharapkan kesenjangan sosial dapat diminimalisir dan kesejahteraan masyarakat di pelosok Kaltara dapat meningkat melalui skema tolong-menolong antarwarga.

Sumber korankaltim.com