DPRD Kaltara Ambil Bagian dalam Aksi Tanam 500 Pohon di Kawasan Konservasi Bali
KALTARA RAYA – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie, mengikuti kegiatan penghijauan dan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) Tahun 2026 di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Buyan–Danau Tamblingan, Kabupaten Buleleng, Bali, pekan ini.
Dalam kegiatan tersebut, Achmad Djufrie didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain, serta Sekretaris DPRD Kaltara, Mohammad Pandi. Aksi penghijauan ini melibatkan ADPSI, ASDEPSI, Pemerintah Provinsi Bali, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, para peserta Rakernas melakukan penanaman 500 bibit pohon di kawasan konservasi. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian bibit tanaman buah kepada masyarakat serta pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis.
Achmad Djufrie menilai, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat peran lembaga legislatif dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Pelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Penanaman pohon, perlindungan kawasan konservasi, dan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, semangat penghijauan yang diusung dalam Rakernas ADPSI diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Ia menilai pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi referensi bagi Kalimantan Utara dalam memperkuat program perlindungan hutan, konservasi kawasan lindung, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
“Pengalaman dan semangat yang diperoleh dari kegiatan ini tentu bisa diimplementasikan di Kalimantan Utara, baik melalui kebijakan perlindungan hutan, penguatan konservasi, maupun program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Achmad Djufrie.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keikutsertaan DPRD Kaltara dalam agenda Rakernas ADPSI tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antarlembaga legislatif provinsi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi modal penting untuk melahirkan berbagai kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam demi kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan di masa depan.




