Jembatan Usang Hingga Plafon RS Jebol, Wagub Ingkong Ala Warning Kontraktor Saat Monev di Apau Kayan
Kalimantan Raya, Advetorial – Kondisi infrastruktur di beranda terdepan Kalimantan Utara kembali menjadi sorotan tajam. Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung sejumlah fasilitas umum yang rusak dan terbengkalai di wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Selasa (24/3/2026).
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Wagub didampingi jajaran pejabat teras Pemprov Kaltara, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bustan, serta Kepala Bapperida Bertius. Fokus peninjauan menyasar infrastruktur dasar di Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu.
Titik pertama yang memicu kekhawatiran adalah Jembatan Long Ampung. Fasilitas vital yang menjadi urat nadi masyarakat menuju bandara ini dinilai sudah tidak layak karena belum pernah mendapatkan peremajaan sejak dibangun pada tahun 2008 silam.
“Kondisinya cukup mengkhawatirkan. Ini akses utama warga, tapi jalannya sudah berlubang dan struktur jembatannya berisiko bagi keselamatan,” ujar Ingkong Ala saat meninjau lokasi.
Kondisi serupa ditemukan pada Jembatan Nawang yang menghubungkan dua kecamatan di Apau Kayan. Jembatan yang dibangun sejak 2006 tersebut kini dalam keadaan memprihatinkan dan butuh penanganan khusus agar aktivitas ekonomi warga tidak terhambat.
Tak hanya jalan dan jembatan, Wagub Ingkong juga dibuat geram saat meninjau Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung. Ia menemukan banyak plafon gedung yang jebol akibat rembesan air, padahal terdapat bagian gedung baru yang seharusnya sudah bisa difungsikan.
“Beberapa plafon rusak parah, padahal ada bagian gedung baru yang belum sempat digunakan. Ini harus menjadi perhatian serius, termasuk tanggung jawab pihak kontraktor pelaksana,” tegasnya.
Ia meminta instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi teknis dan memastikan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar fasilitas kesehatan tersebut dapat melayani masyarakat perbatasan dengan optimal.
Selain agenda monitoring rutin, kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut lawatan muhibah Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan tiba di Desa Long Nawang pada 25–26 Maret 2026.
Wagub menegaskan bahwa wajah perbatasan Indonesia harus segera dibenahi agar aksesibilitas masyarakat tetap aman dan lancar, terutama di wilayah strategis seperti Apau Kayan yang menjadi pintu gerbang interaksi lintas negara.





