Disperindagkop UKM Diminta Untuk Pastikan Ketersediaan Bapok Jelang Akhir Tahun 2023 Aman
KALIMANTAN RAYA – Komis II DPRD Kaltim melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM).
Rapat membahas realisasi program kerja 2023 dan rencana program kerja 2024. Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono mengau rapat yang dilakukan dalam rangka mengevaluasi kinerja instansi, baik di 2023 dan tahun mendatang.
dalam rilis Pusaranmedia.com, Nidya Listyono menyampaikan, ini dilakukan agar memastikan anggaran Disperindagkop UKM dapat secara maksimal, sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan daerah. Salah satunya peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Disperindagkop memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membantu pembangunan daerah. Terlebih dampak terhadap adanya IKN,” ucap Nidya.
Kendati demikian, Nidya sangat mengapresiasi perkembangan dan inovasi yang terus digaungkan Disperindagkop UKM Kaltim serta berkontribusi terhadap semua sektor perekonomian.
“Tentunya hal-hal yang berhubungan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, pasti Pemerintah Provinsi (Pemprov) mendukung penuh dan memberikan fasilitas semaksimal mungkin,” tegas politisi Golkar ini.
Selain program kerja tahunan, komisi II juga memastikan ketersediaan bahan pokok (Bapok) menjelang akhir 2023 ini.”Saya ingin memastikan juga terkait ketersediaan pangan kita sampai dengan 2024. Di akhir 2023 aman, sehingga jangan sampai ada kelangkaan-kelangkaan yang kemarin terjadi, misalnya seperti minyak, beras dan lain sebagainya,” pungkasnya. (adv)





