February 21, 2026
Advetorial Ekonomi

Penukaran Uang Lebaran di Kaltara Resmi Dibuka, Simak Cara Pesan Lewat Website PINTAR

  • Februari 19, 2026
  • 2 min read
Penukaran Uang Lebaran di Kaltara Resmi Dibuka, Simak Cara Pesan Lewat Website PINTAR

Kalimantan Raya, Ekonomi – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Utara yang ingin menukarkan uang baru untuk kebutuhan Hari Raya. Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara secara resmi meluncurkan program Semarak Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 sebagai penanda dimulainya layanan penukaran uang Rupiah di wilayah Bumi Benuanta.

Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BI Kaltara, Hasiando G. Manik, bersama Wali Kota Tarakan, Khairul, di Tarakan pada Rabu (18/2/2026). Program tahun ini mengusung tema “Rupiah Memberi Makna Di Bulan Penuh Berkah”.

Menariknya, BI Kaltara mencatat adanya peningkatan signifikan pada kebutuhan uang tunai tahun ini. Hasiando G. Manik mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp701 Miliar. Angka ini melonjak 22 persen dibandingkan realisasi pada tahun 2025 lalu.

“Tahun ini paket penukaran maksimal juga kami naikkan menjadi Rp5,3 juta per orang, dari sebelumnya hanya Rp4,3 juta. Peningkatan ini adalah komitmen kami untuk memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat selama momen Ramadhan dan Idulfitri,” ujar Hasiando.

Masyarakat tidak perlu bingung mencari tempat penukaran. BI bersama perbankan telah menyiapkan 36 titik penukaran resmi yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Utara. Layanan ini akan berlangsung mulai tanggal 18 Februari hingga 13 Maret 2026.

Untuk menghindari antrean panjang dan memastikan layanan yang adil, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui website PINTAR. Lewat platform tersebut, warga bisa memilih sendiri lokasi dan jadwal penukaran yang diinginkan.

Wali Kota Tarakan, Khairul, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah BI dan perbankan ini. Menurutnya, ketersediaan uang tunai yang memadai sangat krusial di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pembagian THR hingga tradisi berbagi di hari raya.

“Kami berharap momentum ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM di Tarakan. Saya juga mengimbau warga agar menukar uang di tempat resmi dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas harga dan inflasi,” pesan Khairul.

Di akhir acara, BI Kaltara kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap peredaran uang palsu dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang Rupiah dengan prinsip 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dan dibasahi).