Pilkada dan pentingnya Paket Data

0

Pemerhati Politik Musiman

Arie Febryan

27 Juni 2018 merupakan tanggal yg di tetapkan KPU RI untuk hal pilkada serentak. Ada sekitar 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten yg akan berganti bentuk kepala daerah.

Ajang pilkada ini juga merupakan panggung untuk Kontestasi IDE dan PROGRAM dari para calon kepala daerah dan mau dibawa kemana arah pembangunan daetah yg akan dia pimpin untuk 5 tahun kedepan.
Wajah daerah 5 thn kedepan itu akan kita lihat dan dengar dari janji2 politik yg tertuang dalam visi dan misi para calon kepala daerah.
Kota Tarakan tercinta salah satu dari 39 kota yg akan diselenggarakan pilkada. Ada 4 paslon yg resmi mendaftar di KPU Tarakan.

Menurut Direktur LSI Denny JA “pilkada serentak tahun ini adalah pilkada yg memanfaatkan media sosial”.
Denny menyebutkan pilkada mengalami perkembangan lantaran peran media sosial sebagai media opini publik semakin intensif.

Dan jika kita melihat laporan Tetra Pak Index 2017 ada sekitar 132 juta pengguna internet di indonesia. Sementara hampir setengahnya adalah penggila atau pegiat media sosial, atau rentang di angka 40%.
Hal inilah yang akan dimanfaatkan paslon kepala daerah untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan janji2 politik sebagai upaya merebut hati para pilihan di pilkada nanti.
Kenapa media sosial ???
Mungkin karena lebih murah, mudah dan fleksibel. Para paslon dapat menyampaikan ide dan programnya dengan beragam fitur, mulai dari gambar hingga video.
Di era digital dan zaman milineal inilah yang dapat memaksimalkan media sosialnya akan unggul, karena medan politik telah mengalami perubahan.

Jadi, buat teman-teman yang aktif di media sosial, pastikan PAKET DATAnya harus tetap aktif agar bisa terus terjalin informasi terkait pilkada, terutama para peserta yang akan bertarung di pilkada serentak tahun ini. Tersedia di REALISASIKAN di daerah dengan memeprtimbangkan kondisi daerah saat ini.
#pemilih pemula itu pegiat medsos lho ..: D

Share.

About Author

Leave A Reply