May 13, 2026
Nasional

Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp769 Triliun, Porsi Makan Bergizi Gratis Capai 29 Persen

  • Maret 27, 2026
  • 2 min read
Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp769 Triliun, Porsi Makan Bergizi Gratis Capai 29 Persen

Kalimantan Raya, Nasional – Pemerintah secara resmi menetapkan alokasi dana pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp769,09 triliun. Menariknya, porsi besar dari dana tersebut akan diserap untuk mendukung program penguatan gizi nasional.

Berdasarkan rincian yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 118 Tahun 2025, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama negara dengan nilai belanja yang fantastis. Namun, pembagian distribusi anggaran kali ini menunjukkan fokus yang kuat pada pemenuhan nutrisi pelajar.

Dari total anggaran pendidikan tersebut, sebanyak Rp223,56 triliun atau setara dengan 29 persen dialokasikan khusus kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Institusi ini didapuk sebagai pelaksana utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah pusat.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah integrasi antara kualitas pendidikan dan kesehatan fisik peserta didik. Pemerintah meyakini bahwa keberhasilan proses belajar di sekolah sangat bergantung pada kecukupan gizi anak-anak sejak dini.

Meskipun penetapan anggaran ini berada di tingkat pusat, dampak distribusinya diharapkan segera dirasakan oleh satuan pendidikan di berbagai wilayah, termasuk di pelosok Kalimantan Utara. Sinergi antara anggaran pendidikan murni dan program makan gratis ini diproyeksikan mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah serta kualitas hidup generasi muda.

Melalui Perpres 118/2025, rincian teknis penggunaan dana ini akan menjadi acuan bagi kementerian dan lembaga terkait guna memastikan setiap rupiah yang dialokasikan dapat terserap secara tepat sasaran demi mencetak sumber daya manusia yang unggul pada 2026 mendatang.