BI Beri Bekal Kepada UMKM Kaltara

0

Tanjung Selor – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Utara (Kaltara) meminta pendampingan fasilitas bentuk pendampingan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Ini terkait dengan program e-Commerce atau melakukan bisnis dengan transaksi elektronik.

Pelaku UMKM di Kaltara juga meminta wadah bagi produk-produk unggulan Kaltara sebagai bentuk promosi.

Kepala KPw BI Kaltara, Hendik Sudaryanto mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan kepada wirausaha agar para pelaku UMKM bisa mengembangkan UMKM dari sisi keahlian dasar. Selama ini, kata dia, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disdagkop) baik dari Pemprov Kaltara dan Pemkot Tarakan sudah melakukan hal yang sama.

“Khusus BI, kami ingin melihat sisi yang berkesinambungan. Kadang-kadang wirausaha belum mendapat ilmunya dan kami mencoba berikan bekal pada pelaku UMKM,” kata Hendik, Senin (16/10/2017).

Dia menjelaskan, para pelaku UMKM juga bisa meningkatkan dari sisi produksi. Selama ini, kebutuhan pasar berbeda dari luar Kaltara, begitu juga dengan manajemen yang belum dikelola secara profesional.

“Paling utama adalah pemasaran. Harapannya nanti, pelaku UMKM bisa menjadi rule model di daerahnya masing-masing dan bisa melatih wirausaha yang baru,” harap pria berkacamata ini.

Di lokasi yang sama, Pendamping UMKM, Lembaga Bisnis Transformasi, Anggi Andang menuturkan, pihaknya akan memberikan konsep. Dengan mengubah paradigma berpikir warga Kaltara agar bisa membentuk metode yang bisa teruji untuk menawarkan segala produk.

“Ada proses bisnis baru yang harus dihadapi. Era teknologi sekarang suka tak suka banyak tantangan agar produk kita bisa dilihat,” tuturnya.

Lebih lanjut, selain membuka wawasan, pihaknya memberikan penilaian sebelum sukses mempromosikan produk. Juga, kata dia, ada konsep berbisnis yang diimbangi dengan ilmu. Agar dengan teknologi baru, maka pelaku UMKM omsetnya bisa lebih maju.

“Nantinya jika sudah didampingi dengan BI, pelaku UMKM jadi orang-orang yang berkomitmen. Ini proses awal yang nanti akan berlanjut. Kedua, ini akan jadi informasi dasar untuk punya database agar bisa didata oleh BI dan instansi terkait,” jelas Anggi.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Disdagkop Tarakan, Retna Sulistya Rini mengatakan, akan bersinergi dengan BI untuk membina UMKM bersama Dinas Pertanian Tarakan. Terkait pelayanan E-commerce, sudah dilakukan beberapa tahun sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga berkerja sama dengan Rumah Kreatif BUMN demi mendapat edukasi oleh penjualan online.

“Pembukuan melalui komputerisasi juga sudah berjalan, jika nanti ada wisatawan asing datang, kami siap mengkoordinir untuk gelar produk dengan berbagai macam cara. Produk unggulan kita banyak, salah satunya, batik, olahan hasil laut dan olahan hasil pertanian,” tutup Rini.

Sumber Instara.co

ELDWIN BLS

Share.

About Author

Leave A Reply